Mposurga adalah bentuk tarian tradisional yang berasal dari suku Bemba di Zambia. Kata “mposurga” berasal dari bahasa Bemba, dan secara longgar diterjemahkan berarti “menari dengan gembira dan perayaan”. Bentuk tarian ini memiliki sejarah yang panjang dan kaya, serta memiliki makna budaya yang mendalam bagi masyarakat Bemba.
Asal usul possurga dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno ketika suku Bemba menampilkan tarian tersebut sebagai cara untuk menghormati leluhur mereka dan berhubungan dengan roh alam. Tarian ini sering dipentaskan pada saat upacara dan ritual penting, seperti pernikahan, pemakaman, dan festival panen. Melalui gerak ritmis dan nyanyian para penari, diyakini mereka dapat berkomunikasi dengan makhluk halus dan mendapat berkah bagi masyarakat.
Selama bertahun-tahun, posurga telah berevolusi dan beradaptasi untuk mencerminkan perubahan zaman dan pengaruh budaya lain. Meskipun tarian ini masih memegang akar tradisionalnya, tarian ini juga telah dimodernisasi dan dimasukkan ke dalam pertunjukan dan acara kontemporer. Saat ini, possurga tidak hanya dibawakan oleh suku Bemba saja, melainkan oleh masyarakat dari seluruh Zambia bahkan dunia.
Tariannya sendiri bercirikan gerakannya yang enerjik dan berirama, diiringi musik tradisional Bemba dan gendang. Penari mengenakan kostum warna-warni dan hiasan kepala yang rumit, dan mereka sering menggunakan alat peraga seperti tombak, perisai, dan kulit binatang untuk meningkatkan penampilan mereka. Koreografi posurga rumit dan memerlukan keterampilan dan koordinasi tingkat tinggi, menjadikannya bentuk tarian yang menantang namun bermanfaat untuk dipelajari dan dikuasai.
Selain bernilai hiburan, possurga juga berfungsi sebagai sarana melestarikan dan mewariskan warisan budaya masyarakat Bemba. Melalui tarian, generasi muda dapat belajar tentang sejarah, tradisi, dan nilai-nilai mereka, sehingga memastikan bahwa aspek-aspek penting dari budaya mereka tidak hilang atau terlupakan.
Kesimpulannya, posurga merupakan salah satu bentuk tarian sakral yang mempunyai tempat tersendiri di hati masyarakat Bemba. Sejarah, makna, dan evolusinya mencerminkan ketahanan dan semangat budaya Bemba, dan praktik berkelanjutannya memastikan bahwa tradisi dan nilai-nilai suku tersebut akan dilestarikan untuk generasi mendatang. Baik dipentaskan dalam suasana tradisional atau dalam konteks modern, possurga tetap menjadi bentuk tarian yang kuat dan menawan yang terus menginspirasi dan membangkitkan semangat semua orang yang menyaksikannya.
